Senin, 07 Januari 2013

Makanan khas papua



Papeda atau bubur sagu merupakan makanan pokok masyarakat Papua dan Maluku. Makanan ini terdapat di hampir semua daerah di Maluku dan Papua. Papeda dimakan bersama kuah ikan kuning (ikan yang dimasak, dengan kuah yang berwarna kuning dari kunyit). Sebetulnya yang membuat sedap adalah kuah ikannya, karena Papeda sendiri sebagaimana halnya pengganti nasi, dimakan bersama lauknya. Cara mengambil Papeda menggunakan sumpit, sendok atau garpu yang dipegang oleh kedua tangan, diputar dengan cepat sehingga menyerupai gulungan, terputus dari Papeda yang ada dimangkok, kemudian dituang dalam piring, serta diberi kuah ikan kuning. Bagi orang yang sudah terbiasa, cara memakannya sebagaimana orang memakan bubur ayam, bisa langsung diseruput. Namun bagi orang luar Maluku dan Papua, disarankan agar mengambil Papeda sedikit saja, langsung diberi kuah ikan kuning, didorong dan langsung ditelan tanpa dikunyah.

Papeda dibuat dari tepung sagu, tepung sagu sendiri dibuat dengan cara menekok batang pohon sagu atau rumbai. Pohon yang bagus untuk dibuat sagu adalah pohon yang berumur antara 3-5 tahun. Mula-mula pokok sagu dipotong. Lalu bonggolnya diperas hingga sari patinya keluar. Dari sari pati ini diperoleh tepung sagu murni yang siap diolah. Tepung sagu kemudian disimpan didalam alat yang disebut tumang.




Sagu adalah salah satu makanan asli khas Papua dan Maluku yang memiliki tekstur yang kenyal-kenyal jika sudah dimasak. Banyak sekali makanan yang bisa dihasilkan dari tepung sagu. Mulai dari bagea, sinoli (karu-karu), sagu mutiara, dan sagu lempeng. Sinoli terbuat dari tepung sagu segar yang
diremas-remas, kemudian disangrai sehingga berbentuk butiran atau gumpalan tak beraturan. Nah, kalau yang ini tepung sagu diolah menjadi sagu lempeng. Sagu lempeng adalah salah satu jenis makanan yang proses pemasakannya dengan cara dibakar di dalam cetakan yang terbuat dari batu atau tanah liat yang disebut dengan forna.
Sehingga menghasilkan lempengan sagu berwarna kecokelatan.
Tapi kini sagu lempeng tidak hanya berwarna kecokelatan saja, tapi ada juga yang berwarna merah muda agar tampilannya lebih menarik. Sagu lempeng biasanya dimakan sebagai camilan ringan bersama dengan kopi atau pun teh. Rasanya agak sedikit keras, namun bisa menjadi agak lunak jika dicelupkan di kopi atau teh.

Makanan Khas Papua Tengah Indonesia Lengkap. Ini dia Artikel berry blog kali ini kembali akan mengulas mengenai makanan ataupun minuman khas yang ada di indonesia secara lengkap aktual dan tajam terpercaya. jangan lupa sobat juga baca artikel berry blog sebelumnya mengenai makanan khas lainnya di indonesia dari 33 propinsi bahkan lebih.

Oke berikut makanan minuman khas Papua Tengah terkenal di indonesia :
Makanan Khas Papua Tengah Lengkap
Kue Sagu atau Bagea adalah kue yang berasal dari papua, bahan dasar pembuatan kue ini adalah tepung sagu. Kue sagu ini agak keras saat digigit tetapi kalau sudah ada di dalam mulut atau di celup ke air akan cepat lunak/ lembek.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar